Rifan Financindo – Emas Naik Di Tengah Perdagangan Yang Sepi

RIFAN FINANCINDO BANDUNG – Harga emas bertahan di atas $2,060 selama jam perdagangan sesi Asia hari Rabu, dan melanjutkan kenaikannya ke sekitar $2,080 pada jam perdagangan sesi AS hari Rabu. Minggu terakhir pada tahun 2023 kemungkinan akan sepi dan sedikit volume perdagangannya.

Dolar AS melemah secara luas menghadapi rival – rivalnya. Indeks dolar AS jatuh ke level terendah sejak bulan Juli mengarah ke 100.00 di 100.91. Yield treasury AS turun dengan benchmark 10 tahun berada di 3.89%.

Harga emas berada pada tren naik selama tiga hari, didukung oleh naiknya ekspektasi penurunan tingkat bunga oleh the Fed pada tahun 2024. Pasar sekarang memperhitungkan dalam harga kemungkinan 79% penurunan tingkat bunga pada bulan Maret 2024 dan penurunan sebanyak 153 bps untuk tahun depan.

Ekspektasi kebijakan yang longgar dari the Fed terus meningkat. Menurut WIRP, pasar telah memperhitungkan di dalam harga kemungkinan 15% penurunan tingkat bunga pada 31 Januari 2024 dan sepenuhnya diperhitungkan dalam harga pada 20 Maret dengan enam kali penurunan tingkat bunga sampai akhir tahun 2024. Turunnya tingkat suku bunga menguntungkan emas karena menurunkan opportunity cost.

Konflik di Timur Tengah menambah meningkatnya sentimen yang enggan terhadap resiko yang pada gilirannya mendorong naik permintaan terhadap emas yang safe-haven.

Yaman terus mengancam Laut Merah, dan ada keprihatinan akan meluasnya ancaman terhadap pengiriman minyak mentah melalui kapal laut. Iran mengatakan bahwa negara tersebut bisa menutup Selat Gibraltar. Hal ini bisa menaikkan harga emas yang safe haven.

Support & Resistance

Support” terdekat menunggu di $2,050 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $2,032 dan kemudian $2,017.

Resistance” terdekat menunggu di $2,080 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $2,100 dan kemudian $2,144 – RIFAN FINANCINDO

Sumber : vibiznews

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.