HARGA EMAS HARI INI – Harga emas berjangka menunjukkan tren penguatan, didorong oleh rilis data kepercayaan manufaktur Federal Reserve Philadelphia yang jauh di bawah ekspektasi pasar. Angka yang menunjukkan kontraksi yang lebih dalam di sektor manufaktur penting ini memperkuat kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi Amerika Serikat. Pelemahan data regional ini memicu spekulasi bahwa Federal Reserve AS mungkin terpaksa mengambil sikap yang lebih dovish atau menghentikan siklus kenaikan suku bunganya lebih awal dari yang diantisipasi. Prospek jeda kebijakan ini secara signifikan mengurangi biaya peluang memegang emas, sehingga meningkatkan daya tariknya.
Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan pelemahan tipis pada dolar AS yang terjadi bersamaan semakin mendukung kenaikan harga emas. Investor cenderung beralih ke emas dalam lingkungan di mana risiko resesi meningkat.
Meskipun demikian, penguatan emas dibatasi oleh komentar hawkish dari beberapa pejabat The Fed lainnya yang menekankan perlunya pengendalian inflasi. Konflik internal di The Fed menciptakan volatilitas.
Melihat ke depan, para pelaku pasar akan mencermati dengan seksama setiap data ekonomi regional dan nasional AS. Jika tanda-tanda pelemahan terus menumpuk, emas kemungkinan akan mendapatkan momentum yang lebih kuat. Investor perlu mempertimbangkan divergensi data ekonomi saat mengambil keputusan investasi. – PT RIFAN BANDUNG
sumber : newsmaker.id
