HARGA EMAS HARI INI – Pasar emas berjangka sedang mencermati rilis data indeks manufaktur Empire State yang menjadi indikator awal kesehatan sektor industri di Amerika Serikat. Data ini sangat krusial karena memberikan gambaran pertama mengenai aktivitas ekonomi di wilayah New York pada awal tahun 2026. Kondisi manufaktur sering kali menjadi cerminan kekuatan ekonomi nasional yang memengaruhi kebijakan moneter di masa depan.
Kemarin, sentimen pasar sedikit tertahan karena absennya pelaku pasar Amerika yang merayakan hari libur nasional, sehingga volume perdagangan menipis. Namun, pergerakan teknis menunjukkan bahwa investor mulai mengambil posisi antisipasi terhadap angka manufaktur ini. Perubahan kecil pada ekspektasi industri dapat memicu pergeseran besar pada minat aset aman seperti emas.
Dampak untuk hari ini adalah harga emas bergerak dalam rentang konsolidasi yang cenderung ketat di sesi perdagangan Asia dan Eropa. Pelaku pasar terlihat sangat berhati-hati dan menghindari pengambilan posisi besar sebelum data resmi dirilis. Stabilitas harga saat ini mencerminkan sikap menunggu dan melihat yang diambil oleh para manajer dana global.
Forecast untuk nanti malam memperkirakan volatilitas akan meningkat tajam saat sesi New York dibuka sepenuhnya. Jika data Empire State menunjukkan angka yang jauh di bawah ekspektasi, emas berpotensi menembus level resisten terdekatnya karena kekhawatiran resesi. Sebaliknya, data yang kuat akan memperkokoh posisi Dolar AS dan menekan harga emas kembali ke level dukungan harian. RIFAN FINANCINDO BANDUNG
sumber : newsmaker.id
